Automoda.id – Sobat Automoda, selain membatasi kecepatan maksimal hanya 50 km/jam saat berkendara motor di musim hujan, sobat juga wajib tahu teknik pengereman yang tepat saat melalui jalan dengan kondisi basah. Menurut Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana Honda, mengatakan bahwa cara mengerem motor di kondisi jalan basah berbeda dengan teknik mengerem di kondisi jalan yang kering. Jika pada kondisi kering, maka rem depan yang ditarik lebih kuat dibanding rem belakang.
Lalu bagaimana saat harus mengerem mendadak saat kondisi jalan basah? Hal ini menjadi penting sobat, karena akan sangat beresiko ketika kita salah mengaplikasikannya. Disarankan ketika melakukan pengereman mendadak dalam kondisi jalanan basah, gunakan kedua rem secara bersamaan, tapi rem belakang ditekan lebih kuat dibanding rem depan. Alasan rem depan tidak boleh ditekan terlalu kuat karena untuk menghindari hilangnya daya cengkeraman ban pada permukaan aspal. Pasalnya ban depan yang mengunci akan mudah sekali tergelincir di permukaan licin.
Hal itu tentunya tidak masalah bagi motor yang telah dibekali sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System). Ban tidak akan mengunci, meskipun dilakukan hard braking (pengereman keras). 

PRODUK BEST SELLER

COVER PREMIUM

COVER MOTOR

HELM PREMIUM

PARFUM KOPI

Butuh Bantuan? Chat dengan kami